Radiasi Beta

Radiasi beta adalah salah satu jenis radiasi ionisasi yang terdiri dari partikel beta (elektron atau positron ber-energi tinggi) yang dipancarkan selama proses peluruhan radioaktif di inti atom. Radiasi ini terjadi ketika ketidakstabilan nuklir menyebabkan transformasi proton dan neutron dalam inti.

1.Sifat Fisik Radiasi Beta

  • Energi: Partikel beta memiliki energi kinetik tinggi, umumnya dalam rentang 0,5–2 MeV.
  • Kecepatan: Mendekati kecepatan cahaya (sekitar 90% kecepatan cahaya).
  • Ionisasi: Daya ionisasi lebih rendah daripada partikel alfa, tetapi lebih tinggi dari sinar gamma.
  • Daya Tembus: Dapat menembus kulit (sekitar beberapa milimeter ke jaringan), tetapi dihentikan oleh bahan seperti aluminium (beberapa mm) atau plastik.
  • Interaksi dengan Materi: Menyebabkan eksitasi atau ionisasi atom saat melewati materi.

2. Perbandingan dengan Radiasi Lain.

  • Alpha (α): Partikel lebih berat (inti helium), daya tembus rendah, dihentikan kertas.
  • Gamma (γ): Gelombang elektromagnetik, daya tembus sangat tinggi, dihentikan timbal.
  • Beta (β): Daya tembus dan ionisasi berada di antara alpha dan gamma.